KIsta Pada Vagina

kista vaginaKista pada vagina sebagian besar dijumpain  secara kebetulan. Kista vagina berasal dari sisa duktus Gartner atau duktus Muller. Pada kista vagina yang tidak terlalu besar tidak memerlukan pengobatan dan dapat dibiarkan serta tidak akan mengganggu kehidupan rumah tangga. Bila pada saat persalinan terjadi gangguan penurunan bagian terendah kista vagina, kista tersebut dapat dipungsi sehingga cairannya keluar dan selanjutnya memperlancar proses persalinannya. Sepanjang vulva dan vagina mungkin terbentuk kista (cyst). Biasanya akibat ada bekas perlukaan (persalinan senggama), sehingga dibawah kulit berbentuk kantong berisi cairan berukuran sekitar 1 cm. Biasanya tidak berbahaya, tanoa keluhan, dan tak perlu diobati. Kecuali bila bertambah besar, mengganggu, dan timbul rasa nyeri. Selain itu, kista juga tumbuh dari kelenjar disekitar dinding vulva dan vagina. Biasanya juga tidak bermasalah dan tak perlu pengobatan apa pun dan tak perlu pengobatan apa pun kecuali jika menganggu.

‘Sebelum menikah biasanya pada seoran wanita selain kemungkinan munculnya ganggan atau penyakit yang sebetulnya sudah ada sebelum menikah, namun baru muncul gejala dan tanda penyakitnya setelah menjadi istri. Penyakit polip atau kista pada vagina, misalnya.

Ada beberapa jenis kista pada vagina. Sifat kista biasanya berdinding tipis berisikan cairan. Kista sendiri tidak terasakan apa-apa, sehingga tidak ada keluhan gejala apapun. Apalagi kalau masih kecil, Kista disaluran vulva maupun vagina baru memunculkan keluhan setelah mulai melakukan hubungan seks. Tergantung besarnya kista, adanya kista di vulva maupun vagina umumnya baru akan terasakan setelah senggama. Bahkan kista betresiko pecah dan rasa nyeri terasa. Selain kits bisa juga sudah ada tumor di vagina. Tumor ini tak terusik. Biasanya juga tidak bergejala. Tergantung besarnya tumor, saat sengama mungkin akan terasakan adanya ganjalan. Kendati bersifat jinak, tumor vagina sebaiknya diangkat. Besar kemungkinan berubah menjadi ganas (adenocarcinoma).

Tumor jinak vagina semakin sering ditemukan pada perempuan muda usia. Diduga karena sewaktu ibunya mengandungnya dulu pernah mendapat pengobatan hormone (estrogen diethylstilbestrol). Akibat pengaruh hormone ini janin perempuan beresiko tumbuhnya tumor jinak di vagina. Selain itu, di leher rahim (cervix uteri) dapat tumbuh pula polip. Jarang pada usia muda. Namun jika memiliki polip dan oleh karena polip biasanya bertnagkai, maka polip bisa menganggu masuknya kemaluan suami. Ada terasa mengganjal di dalam vagina. Mungkin bisa juga muncul pendarahan sehabis senggama (contact bleeding).

Termasuk juga kalau sudah punya tumor jinak rahim (myoma uteri) jauh hari sebelum menikah. Meski jarang pada perempuan muda, adakalanya ditemukan juga. Kalau jenis myoma-nya bertangkai, maka tumorjinaknya seperti halnya dengan polip, akan bisa menjulur keluar dari leher rahim memasuki vagina juga (myom geburt). Keluhan dan gangguan mungkin muncul sehubungan dengan kegiatan bersenggama.

Posted in Kista Vagina | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Kista Vagina

Kista vagina mungkin sudah sejak memasuki usia pubertas di mana seorang wanita sudah mengalami menstruasi kali pertama yang menandakan sel telur sudah mulai berkembang dan siap dibuahi. Vagina merupakan saluran reproduksi yang paling dekat dan mudah sekali terserang berbagai gangguan penyakit.

Kemungkinan munculnya gangguan atau penyakit yang sebetulnya sudah ada sebelum menikah, namun baru muncul gejala dan tanda penyakitnya setelah menjadi istri. Penyakit polip atau kista vagina misalnya.

Ada beberapa jenis kista di vulva maupun vagina. Sifat kista biasanya berdinding tipis berisikan cairan. Kista sendiri tidak terasakan apa-apa, sehingga tidak ada keluhan dan gejala apaupun. Apalagi kista masih kecil.

kista-vaginaKista di saluran vulva maupun vagina baru memunculkan keluhan setelah mulai melakukan hubungan seksual. Tergantung besarnya kista, adanya kista di vulva maupun vagina umumnya baru akan terasakan setelah sanggama. bahkan kista berisiko pecah dn rasa nyeri terasa.

Selain kista bisa juga sudah ada tumor di vagina. tumor ini tak terusik. Biasanya juga tidak bergejala. Tergantung besarnya tumor, saat sanggama mungkinakan terasakan adanya ganjalan. Kendati bersifat jinak, tumor vagina sebaiknya diangkat. Besar kemungkinan berubah menjadi ganas (adecarcinoma).

Tumor jinak vagina semakin sering ditemukan pada perempuan usia muda. Diduga karena sewaktu ibunya mengandungnya dulu pernah mendapat pengobatan hormon (estrogen, diethylstilbestrol). Akibat pengaruh hormon ini janin perempuan berisiko tumbuhnya tumor jinak di vagina.

Kista vagina biasanya kecil berasal dari duktus gartner atau duktus mulerri .Letaknya lateral dalam vagina bagian proksimal,ditengah atau distal dibawah orifisium uretra externum .Kista berisi cairan jernih dan dindingnya ada yang sangat tipis ,dan ada pula yang agak tebal. Wanita tidak mengalami kesulitan waktu persetubuhan dan persalinan. Jarang sekali kista ini sedemikian besarnya,sehingga menghambat turunnya kepala dan perlu difungsi atau pecah akibat tekanan kepala.

Posted in Kista Vagina | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Pengobatan Kista

Kista merupakan tumor jinak yang banyak di temukan pada wanita. Bentuknya berisi cairan kental, kistik dan ada juga yang bentuknya menyerupai anggur. Kista bisa juga berisi cairan, nanah, udara, atau bahan-bahan lainnya.

Kista termasuk tumor yang bersifat jinak dan terbungkus oleh selaput semacam jaringan. Kumpulan sel-sel tumor itu terpisah dengan jaringan normal di sekitarnya dan tidak dapat menyebar ke bagian tubuh lain. Oleh sebab itu, tumor jinak mudah disembuhkan dan diangkat melalui pembedahan dan tidak membahayakan kesehatan si penderita.

Selain pada ovarium kista juga dapat tumbuh di vagina dan di daerah vulva (bagian luar alat kelamin perempuan). Kista yang tumbuh di daerah vagina, antara lain inklusi, duktus gartner, endometriosis, dan adenosis. Sedangkan kista yang tumbuh di daerah vulva, antara lain pada kelenjar bartholini, kelenjar sebasea serta inklusi epidermal.

Penyakit kista sendiri merupakan penyakit yang pada umumnya tumbuh di indung telur dan berisi cairan seperti balon. Namun kista tersebut tidak hanya tumbuh di ovarium/indung telur, melainkan bagian lain dapat tumbuh kista, misalnya saja usus, paru-paru maupun sampai otak. Kista tersebut terjadi karena terdapat penyumbatan sehingga menyebabkan penimbunan cairan. Pada penyakit ini tingkat keganasan dibagi menjadi dua macam, yaitu kista non-neoplastik dan kista neoplastik.

Penyebab Kista

- Riwayat kista vagina terdahulu
- Siklus haid tidak teratur
- Menstruasi di usia dini (11 tahun atau lebih muda)

Kista dapat dicegah sedini mungkin, untuk mencegah timbulnya kista pada vagina, Anda bisa melakukan tips dibawah ini :

- Berolahraga yang cukup
- Menjalankan pola hidup sehat
- Bagi pasangan yang sudah menikah, usahakan hamil sesegera mungkin karena hal ini dapat mencegah pembentukan kista melalui cara mengurangi frekuensi haid dan aktivitas hormon.
- Rutin memeriksakan diri ke dokter

Penyakit kista juga dapat dikatakan penyakit degeneratif atau keturunan. Jika orang tua atau nenek Anda pernah menderita penyakit kista, maka dapat dipastikan Anda termasuk salah satu keturunan pembawa sifat penyakit kista. Obat penyakit kista bisa dilakukan dengan cara membuat ramuan tradisional. Salah satunya ramuan tradisional berikut ini :

Bahan-Bahan :

- 30 gram daun mahkota dewa segar
- 50 gram temu mangga
- 5 gram daging buah mahkota dewa kering,

Cara Pemakaian :

- Semua bahan dicuci bersih
- Lalu direbus dengan 800 cc air hingga tersisa 400 cc
- Kemudian disaring, biarkan hingga dingin
- Setelah itu airnya diminum untuk dua kali sehari, setiap kali minum 200 cc
- Lakukan secara teratur, dan tetap konsultasi ke dokter.

Posted in Kista Vagina | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Penyebab Kista Vagina

Kista adalah tumor jinak di organ reproduksi perempuan yang paling sering ditemui. Bentuknya kistik, berisi cairan kental, dan ada pula yang berbentuk anggur. Kista juga ada yang berisi udara, cairan, nanah, ataupun bahan-bahan lainnya.

Kista vagina adalah suatu kantong tertutup pada dinding atau bagian bawah dinding vagina yang berisi cairan atau bahan semi padat. Kista terjadi akibat tersumbatnya kelenjar atau salurannya sehingga cairan terkumpul di dalamnya.

Kista vagina sebagian besar di jumpai secara kebetulan. Kista vagina berasal dari sisa duktus Gartner atau duktus Muller.  Ada beberapa jenis kista vagina. Sifat kista biasanya berdinding tipis berisikan cairan. Kista sendiri tidak terasakan apa-apa, sehingga tidak ada keluhan dan gejala apapun. Apalagi jika kista tersebut masih kecil.

Kista pada vagina baru memunculkan setelah mulai melakukan hubungan seks. Tergantung besarnya kista, adanya kista di vagina umumnya baru akan terasa setelah senggama. Bahkan kista beresiko pecah dan terasa nyeri.

Selain kista bisa juga sudah ada tumor di vagina. Tumor ini tidak terusik. Biasanya juga tidak bergejala. Tergantung besarnya tumor, saat bersenggama mungkin akan terasa adanya ganjalan. Kendati bersifat jinak, tumor vagina sebaiknya diangkat. Besar kemungkinan berubah menjadi ganas (adenocarcinoma).

Tumor jinak vagina semakin sering ditemukan pada perempuan usia muda. Diduga karena sewaktu ibunya mengandungnya dulu pernah mendapat pengobatan hormon (estrogen, diethylstillbestrol). Akibat pengaruh hormon ini janin perempuan beresiko tumbuhnya tumor jinak vagina.

Pada kista vagina yang tidak terlalu besar tidak memerlukan pengobatan dan dapat dibiarkan serta tidak akan mengganggu kehidupan rumah tangga. Bila pada saat persalinan terjadi gangguan penurunan bagian terendah karena kista vagina, kista tersebut dapat dipungsi sehingga cairannya keluar dan selanjutnya memperlancar proses persalinannya.

Kista vagina komplikasinya terjadi radang infeksi dengan banyak gejala. Karena letaknya jauh disekitar vaginas atas, tindakan yang dapat dilakukan yakni :

- Aspirasi, tetapi akan segera dipenuhi isinya dan mungkin melalui lubang aspirasi dapat terjadi infeksi

- Marsupialisasi

Kista vagina kadang hilang dengan sendirinya. Jika tidak hilang, maka perlu dilakukan tindakan operasi untuk membuangnya. Setelah operasi maka kista biasanya tidak akan kambuh.

Kista ini sering ditemukan secara tidak sengaja saat dilakukan pemeriksaan panggul, dimana terlihat atau teraba adanya tumor di dinding vagina. Biasanya dilakukan biopsi untuk menentukan apakah tumor jinak atau ganas. Jika lokasi kista dekat dengan kandung kemih atau salurannya, maka dilakukan pemeriksaan rontgen untuk memastikan kedua organ tersebut tidak terkena

Posted in Kista Vagina | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Penyakit Kista Vagina

Kista Vagina adalah tumor jinak di organ reproduksi perempuan yang paling sering ditemui. Bentuknya kistik, berisi cairan kental, dan ada pula yang berbentuk anggur. Kista juga ada yang berisi udara, cairan, nanah, ataupun bahan-bahan lainnya. Kista termasuk tumor jinak yang terbungkus selaput semacam jaringan. Kumpulan sel-sel tumor itu terpisah dengan jaringan normal disekitarnya dan tidak dapat menyebar ke bagian tubuh lain. Itulah sebabnya tumor jinak relative mudah diangkat dengan jalan pembedahan, dan tidak membahayakan kesehatan penderitanya.

Berdasarkan tingkat keganasannya, kista terbagi menjadi dua, yaitu non-neoplastik dan neoplastik. Kista non-neoplastik sifatnya jinak dan biasanya akan mengempis sendiri setelah 2 hingga 3 bulan. Sementara kista neoplastik umumnya harus dioperasi, namun hal itu pun tergantung pada ukuran dan sifatnya.

Kista Vagina

Selain pada ovarium kista juga dapat tumbuh di vagina dan di daerah vulva (bagian luar alat kelamin perempuan). Kista yang tumbuh di daerah vagina, antara lain inklusi, duktus gartner, endometriosis, dan adenosis. Sedangkan kista yang tumbuh di daerah vulva, antara lain pada kelenjar bartholini, kelenar sebasea serta inklusi epidermal.

Kista berupa penumpukan cairan menggelembung berisi udara. Ada macam-macam kista tapi yang paling sering ditemukan adalah kista gartner atau duktus muller. Bentuknya seperti gelembung air atau bisul. Kista di vagina bisa mempersempit lubang vagina yang akhirnya akan menghambat persalinan. Bahkan jika bentuknya besar, bisa menghalangi hubungan intim dan akibatnya malah tidak bisa hamil. Karenanya, jika ibu menemukan kista di vaginanya, harus segera dioperasi agar bisa hamil.

Bagaimana kista harus ditangani tentunya bergantung pada kasus yang terjadi. Kista fisologis yang memang tumbuh saat hamil seperti korpus luteum tentu akan dibiarkan saja. Ketika usia kehamilan masih muda, sekitar 3-4 bulan. Jika sudah terlanjur, harus dilakukan operasi sesar. Namun, semua kista patologis harus segera dibuang dengan tindakan operasi.

Menurut, Ketua Yayasan Endometriosis Indonesia ini, operasi pengangkatan kista saat hamil tidak akan mengganggu janin. Orang awam memang sering keliru membedakan antara rahim dan indung telur. Padahal ini jelas berbeda. Rahim merupakan tempat tinggal janin sedangkan indung telur tempat bersarangnya kista. Berarti janin dan kista memiliki ‘rumah’ yang berbeda. Tidak perlu khawatir keguguran. Tindakan operasi pengangkatan kista, malah akan menyelamatkan janin karena bisa menghindari terjadinya komplikasi selama hamil. Penanganan kista umumnya memang harus dengan operasi demi kebaikan ibu dan janin.

Tumor ini berasal dari epitel permukaan ovarium invaginasi yang sederhana dari epitel germinal sampai ke invaginasi disertai permukaan ruangan kista yang luas terjadi pembentukan papil-papil kearah dalam tumor kistik.

Posted in Kista Vagina | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment