Kista di Bibir Vagina

Kista di Bibir vaginaPenyakit kista di bibir vagina dikenal dengan istilah kista bartholin. Penyakit kista ini merupakan kelenjar yang letaknya berada dibagian bawah introitus vagina dan kondisi ini biasanya ditandai dengan munculnya rasa nyeri yang sangat hebat. Penyebab dari terjadinya kista di bibir vagina adalah akibat dari penyumbatan pada kelenjar barthoin. Kelenjar bartholin adalah dua buah organ yang letaknya berada di bawah kulit vagina yang ukurannya mirio seperti kacang dan perannya sangat penting untuk proses lubrikasi atau pelumas vagina. Dan jika kelenjar ini mengalami sumbatan, maka sekresi dari cairan pelumas juga akan terjebak dan pada akhirnya akan menyebabkan tumbuhnya benjolan yang kecil serta licin, lembut, serta mengalami pembengkakan yang letaknya berada di dekat lubang vagina yang bisa menyebabkan munculnya benjolan di vagina.

Kista di BIbir Vagina

Penyakit kista di bibir vagina ini biasanya salah satu penyebab dari hubungan seksual dengan suami menjadi terganggu, karena wanita yang mengalami penyakit kista di bibir vagina akan merasakan gejala sakit yang hebat saat sedang melakukan hubungan seksual. Hal ini disebabkan karena fungsi dari kelenjar bartholin berguna untuk membantu wanita supaya bisa meningkatkan hasrat dan keinginan seksual supaya bisa mencapai ereksi saat melakukan hubungan seksual. Dan jika kelenjar bartholin ini mengalami penyakit kista, maka gejala yang dirasakan adalah munculnya rasa sakit saat sedang melakukan hubungan seksual yang pada akhirnya akan menyebabkan gangguan dan hubungan seksual tidak berjalan dengan baik.

Kista di Bibir Vagina

Kista di Bibir Vagina

Gejala kista di bibir vagina adalah :

  1. Rasa ketidaknyamanan yang muncul saat sedang duduk, berdiri dan juga saat sedang berjalan.
  2. Munculnya benjolan yang terjadi di sisi lubang vagina
  3. Adanya massa yang muncul tidak disertai dengan adanya rasa sakit
  4. Terasa nyeri saat sedang melakukan hubungan seksual
  5. Jika ukurannya besar, maka penyakit kista bisa tender
  6. Demam tinggi dan sulit reda
  7. Discharge dari kista yang pecah mempunyai sifat nonpulurent.

Penyebab terjadinya kista vagina yang satu ini adalah :

  1. Kista bartholin atau abses kelenjar bartholin. Penyakit kista yang satu ini asalnya dari kelenjar bartholin yang mengalami sumbatan. Setiap wanita mempunyai sepasang kelenjar bartholin pada bibir vagina mereka.
  2. Fibroma : kondisi penyakit tumor jinak yang asalnya dari jaringan ikat yang ada pada bibir vagina.
  3. Lipoma : penyakit tumor jinak yang asalnya dari jaringan lemak.
  4. Sarkoma : penyakit tumor ganas yang asalnya dari jaringan ikat.
  5. Adenocarcinoma bartholin : penyakit tumor ganas yang berasal dari kelenjar bartholin.

Supaya Anda terhindar dari penyakit kista vagina, maka lakukanlah beberapa cara dibawah ini :

  1. Melakukan vaksinasi HPV yang dapat membantu mencegah infeksi virus sehingga vagina terbebas dari serangan virus penyebab herpes.
  2. Hubungan seksual yang terproteksi dengan menggunakan kondom atau juga melakukan hubungan monogami dengan pasangan yang terbebas dari penyakit menular seksual.
  3. Cermatlah dalam penggunaan alat kontrasepsi. Alat kontrasepsi misalnya seperti penggunaan spermisida dan juga cincin Nuva yang bisa menyebabkan terjadinya iritasi di bagian vagina.
  4. Membatasi minuman beralkohol dan menghindari rokok serta obat-obatan yang terlarang.
  5. Memelihara kesehatan vagina dengan menggunakan air serta sabun yang tidak wangi. Dan selain itu hindarilah pemakaian pembalut yang beraroma.
  6. Melakukan senam kegel yang bisa membantu untuk mengencangkan otot panggul dari vagina Anda.
  7. Mengenali efek samping dari obat-obatan yang kemungkinan bisa memberikan dampak untuk tingkat hormon dan juga vagina. Mengonsumsiobat antibiotik dalam jangka waktu yang panjang yang beresiko menimbulkan masalah pada infeksi jamur didalam vagina. Dan selain itu juga untuk antihistamin jenis tertentu yang bisa membuat vagina menjadi kering.
  8. Berhati-hatilah dalam melakukan aktivitas Anda. Cedera yang terjadi pada daerah panggul serta hubungan seksual yang dilakukan dengan dipaksa akan menyebabkan vagina menjadi trauma.
  9. Kenalilah hubungan antara kondisi kesehatan tertentu serta efek untuk vagina Anda. Misalnya adalah penyakit diabetes dan juga sindrom Sjogren yang bisa menyerang sistem daya tahan tubuh yang pada akhirnya membuat vagina menjadi kering.

Untuk kista vagina yang muncul di bagian bibir vagina ukurannya bisa tumbuh membesar hingga mencapai sebesar telur. Dan penyakit kista vagina yang satu ini memang tidak berbahaya, tetapi dapat menimbulkan rasa nyeri serta menyebabkan jalan menjadi lebih sulit. Untuk terapi pengobatannya, biasanya tergantung dari ukuran kista vagina, dan juga rasa nyeri, apakah mengalami infeksi dan usia pasiennya. Kista kecil yang hanya bisa diobservasi saja dengan melakukan terapi di rendam menggunakan air hangat selama beberapa kali dilakukan 3-4 ali dalam sehari supaya rasa nyerinya menghilang dan agar kista bisa pecah sendiri bukan karena dipaksa. Dan selain itu juga bisa dipasang selang kecil atau kateter oleh dokter dengan tujuan supaya cairan didalam kista dikeluarkan. Dan jika penyakit kista vagina ini terjadi berulang kali setelah mendapatkan terapi, maka kelenjar bartholin bisa diangkat dengan jalan operasi atau juga jalan laser.

Itulah informasi mengenai Kista di Bibir Vagina semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda semuanya. Terimakasih.

Kista di Bibir Vagina

Posted in Kista Vagina | Tagged , , , , , | Leave a comment

Penyakit Kista Vagina pada Wanita

Kista Vagina pada Wanita – Penyakit kista vagina merupakan salah satu kondisi yang ditandai dengan kantong yang tertutup pada dinding dan juga bagian bawah dinding vagina yang isnya adalah cairan atau juga bahan semi padat. Penyakit kista vagina pada wanita terjadi karena sumbatan pada kelenjar dan juga salurannya sehingga darah berkumpul didalamnya. Penyakit kista vagina pada wanita biasanya tidak menimbulkan rasa nyeri. Dan ukurannya juga bervariasi dari mulai ukuran kacang hingga seukuran buah plum. Sedangkan untuk penyakit kista inkluasi yang diakibatkan karena trauma, seperti misalnya adalah karena tindakan operasi.

Penyakit Kista Vagina pada Wanita

Penyakit Kista Vagina pada Wanita

Penyakit Kista Vagina

Penyakit kista vagina pada wanita biasanya tidak ditandai dengan gejala. Dan jika memang ditandai dengan gejala, maka biasanya gejala yang muncul hanya dalam bentuk suatu pembenkakan kecil pada dinding vagina, massa tumor yang muncul dari liang vagina dan rasa nyeri saat sedang melakukan hubungan seksual. Penyakit kista vagina pada wanita akan hilang sendiri. Jika memang tidak hilang, maka hal yang harus dilakukan adalah dengan melakukan tindakan operasi untuk mengeluarkannya. Dan jika sudah melakukan tindakan operasi, maka biasanya penyakit kista vagina pada wanita tidak akan kambuh lagi.

Penyakit kista vagina ini banyak ditemukan secara tidak sengaja misalnya saat sedang melakukan pemeriksaan panggul, dimana akan terlihat dan juga akan teraba adanya tumor pada dinding vagina. Dan biasanya akan dilakukan biopsi untuk menentukan apakah penyakit tumor ini jinak atau ganas. Malah jika memang lokasi penyakit kista dekat dengan kandung kemih dan juga salurannya, maka yang dilakukan adalah pemeriksaan rontgent untuk membantu memastikan bahwa kedua organ tadi tidak terkena.

Penyakit ini biasanya berasal dari epitel permukaan ovarium invaginasi yang secara sedrhana dan juga epitel germinal hingga ke invaginasi dan disertai juga dengan permukaan ruangan kista yang bentuknya luas yang terjadi suatu pembentukan dari papil papil kearah dalam tumor kistik.

Beberapa hal yang akan mempengaruhi dari munculnya gejala klinis pada penyakit kista vagina adalah :

  1. Pola hidup kurang sehat.
  2. Mengonsumsi makanan dengan kandungan lemak tinggi
  3. Zat tambahan yang ada didalam makanan
  4. Kurang melakukan olahraga
  5. Merokok serta mengonsumsi minuman beralkohol
  6. Terpapar polusi serta agen infeksius
  7. Sering mengalami stress
  8. Faktor genetik

Untuk kasus faktor genetik, maka akan terdapat gen-gen yang berpeluang besar memicu dari terjadinya penyakit kankr, yakni yang disebut sebagai protoonkogen, karena akibat faktor pemicu tertentu. Salah satunya adalah karena makanan yang mengandung karsinogen didalamny.

Penyakit kista vagina pada wanita yang besar biasanya akan menimbulkan berbagai munculnya kelainan pada letak janin didalam kandungan, dan juga akan menghalangi kepala di jalan jalur pada saat proses persalinan berlangsung. Oleh karena itulah, jika ditemukan penyakit kista permanen yang bentuknya besar, maka membutuhkan tindakan pembedahan pada kehamilan di sekitar 18 minggu. Dan jika penyakit kista tersebut tidak menyebabkan jalan lahir terhalangi, atau juga tidak menimbulkan rasa sakt, maka operasi biasanya bisa dilakukan 3 bulan setelah proses persalinan. Jadi, biasanya tindakan yang diambil oleh dokter akan ditentukan pada jenis kista itu sendiri, ukuran, serta letak jalan lahir serta keluhan yang muncul.

Tindakan untuk mengatasi penyakit kista vagina pada wanita adalah :

  1. Dengan tindakan mengangkat penyakit kista lewat jalan operasi. Tetapi tindakan ini hingga sekarang masih belum memberikan hasil yang sangat memuaskan. Tindakan operasi dari pengangkatan kista tidak akan menjamin bahwa penyakit kista tidak kambuh lagi. Dan selama seorang wanita masih tetap memproduksi sel telur, maka potensi untuk pertumbuhan kista datang lagi bisa saja terjadi. Tetapi, dengan peningkatan pengetahuan yang seiring terus berjalan, dan juga kesadaran pada kaum wanita untuk melakukan pemeriksaan pada organ kewanitaannya adalah salah satu jalan awal yang sangat tepat untuk bisa mengurangi terjadinya resiko penyakit kista vagina pada wanita.
  2. Laparoskopi
    Laparoskopi adalah salah satu teknik pembedahan atau juga tindakan operasi yang dilakukan dengan cara membuat dua atau tiga lubang kecil yang mempunyai ukuran diameter 5-10 milimeter pada sekitar perut si pasien. Dan satu lubang di pusat yang digunakan untuk membantu memastikan sebuah alat yang dilengkapi dengan kamera sehingga bisa memindahkan gambar didalam rongga perut ke lawayr monitor. Sementara dua lubang yang lainnya yang digunakan sebagai peralatan bedah yang lain.

Jika sebelumnya memang tidak awa riwayat kanker atau tumor didalam keluarga, dan kemudian benjolan tadi tidak mengalami pembesaran atau juga menimbulkan berbagai gejala yang lain, kemungkinan besar benjolan tersebut adalah kista barthplin. Penyakit kanker pada vagina sendiri adalah suatu kondisi yang memang jarang ditemukan, dan biasanya dialami oleh mereka yang usianya 60 tahun ke atas. Wanita yang sudah terinfeksi dengan virus HPV atau Human papillomavirus atau mereka yang ibunya mengonsumsi obat DES atau Dietilstilbestrol saat sedang mengandung. Tetapi, karena untuk bisa memastikannya, maka sangat disarankan sekali melakukan pemeriksaan sendiri ke dokter, misalnya adalah pemeriksaan ke spesialis kebidanan serta kandungan.

Itulah informasi mengenai penyakit kista vagina pada wanita, semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda semuanya. Terimakasih.

Penyakit Kista Vagina pada Wanita

Posted in Kista Vagina | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

KIsta Pada Vagina

kista vaginaKista pada vagina sebagian besar dijumpain  secara kebetulan. Kista vagina berasal dari sisa duktus Gartner atau duktus Muller. Pada kista vagina yang tidak terlalu besar tidak memerlukan pengobatan dan dapat dibiarkan serta tidak akan mengganggu kehidupan rumah tangga. Bila pada saat persalinan terjadi gangguan penurunan bagian terendah kista vagina, kista tersebut dapat dipungsi sehingga cairannya keluar dan selanjutnya memperlancar proses persalinannya. Sepanjang vulva dan vagina mungkin terbentuk kista (cyst). Biasanya akibat ada bekas perlukaan (persalinan senggama), sehingga dibawah kulit berbentuk kantong berisi cairan berukuran sekitar 1 cm. Biasanya tidak berbahaya, tanoa keluhan, dan tak perlu diobati. Kecuali bila bertambah besar, mengganggu, dan timbul rasa nyeri. Selain itu, kista juga tumbuh dari kelenjar disekitar dinding vulva dan vagina. Biasanya juga tidak bermasalah dan tak perlu pengobatan apa pun dan tak perlu pengobatan apa pun kecuali jika menganggu.

‘Sebelum menikah biasanya pada seoran wanita selain kemungkinan munculnya ganggan atau penyakit yang sebetulnya sudah ada sebelum menikah, namun baru muncul gejala dan tanda penyakitnya setelah menjadi istri. Penyakit polip atau kista pada vagina, misalnya.

Ada beberapa jenis kista pada vagina. Sifat kista biasanya berdinding tipis berisikan cairan. Kista sendiri tidak terasakan apa-apa, sehingga tidak ada keluhan gejala apapun. Apalagi kalau masih kecil, Kista disaluran vulva maupun vagina baru memunculkan keluhan setelah mulai melakukan hubungan seks. Tergantung besarnya kista, adanya kista di vulva maupun vagina umumnya baru akan terasakan setelah senggama. Bahkan kista betresiko pecah dan rasa nyeri terasa. Selain kits bisa juga sudah ada tumor di vagina. Tumor ini tak terusik. Biasanya juga tidak bergejala. Tergantung besarnya tumor, saat sengama mungkin akan terasakan adanya ganjalan. Kendati bersifat jinak, tumor vagina sebaiknya diangkat. Besar kemungkinan berubah menjadi ganas (adenocarcinoma).

Tumor jinak vagina semakin sering ditemukan pada perempuan muda usia. Diduga karena sewaktu ibunya mengandungnya dulu pernah mendapat pengobatan hormone (estrogen diethylstilbestrol). Akibat pengaruh hormone ini janin perempuan beresiko tumbuhnya tumor jinak di vagina. Selain itu, di leher rahim (cervix uteri) dapat tumbuh pula polip. Jarang pada usia muda. Namun jika memiliki polip dan oleh karena polip biasanya bertnagkai, maka polip bisa menganggu masuknya kemaluan suami. Ada terasa mengganjal di dalam vagina. Mungkin bisa juga muncul pendarahan sehabis senggama (contact bleeding).

Termasuk juga kalau sudah punya tumor jinak rahim (myoma uteri) jauh hari sebelum menikah. Meski jarang pada perempuan muda, adakalanya ditemukan juga. Kalau jenis myoma-nya bertangkai, maka tumorjinaknya seperti halnya dengan polip, akan bisa menjulur keluar dari leher rahim memasuki vagina juga (myom geburt). Keluhan dan gangguan mungkin muncul sehubungan dengan kegiatan bersenggama.

Posted in Kista Vagina | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Kista Vagina

Kista vagina mungkin sudah sejak memasuki usia pubertas di mana seorang wanita sudah mengalami menstruasi kali pertama yang menandakan sel telur sudah mulai berkembang dan siap dibuahi. Vagina merupakan saluran reproduksi yang paling dekat dan mudah sekali terserang berbagai gangguan penyakit.

Kemungkinan munculnya gangguan atau penyakit yang sebetulnya sudah ada sebelum menikah, namun baru muncul gejala dan tanda penyakitnya setelah menjadi istri. Penyakit polip atau kista vagina misalnya.

Ada beberapa jenis kista di vulva maupun vagina. Sifat kista biasanya berdinding tipis berisikan cairan. Kista sendiri tidak terasakan apa-apa, sehingga tidak ada keluhan dan gejala apaupun. Apalagi kista masih kecil.

kista-vaginaKista di saluran vulva maupun vagina baru memunculkan keluhan setelah mulai melakukan hubungan seksual. Tergantung besarnya kista, adanya kista di vulva maupun vagina umumnya baru akan terasakan setelah sanggama. bahkan kista berisiko pecah dn rasa nyeri terasa.

Selain kista bisa juga sudah ada tumor di vagina. tumor ini tak terusik. Biasanya juga tidak bergejala. Tergantung besarnya tumor, saat sanggama mungkinakan terasakan adanya ganjalan. Kendati bersifat jinak, tumor vagina sebaiknya diangkat. Besar kemungkinan berubah menjadi ganas (adecarcinoma).

Tumor jinak vagina semakin sering ditemukan pada perempuan usia muda. Diduga karena sewaktu ibunya mengandungnya dulu pernah mendapat pengobatan hormon (estrogen, diethylstilbestrol). Akibat pengaruh hormon ini janin perempuan berisiko tumbuhnya tumor jinak di vagina.

Kista vagina biasanya kecil berasal dari duktus gartner atau duktus mulerri .Letaknya lateral dalam vagina bagian proksimal,ditengah atau distal dibawah orifisium uretra externum .Kista berisi cairan jernih dan dindingnya ada yang sangat tipis ,dan ada pula yang agak tebal. Wanita tidak mengalami kesulitan waktu persetubuhan dan persalinan. Jarang sekali kista ini sedemikian besarnya,sehingga menghambat turunnya kepala dan perlu difungsi atau pecah akibat tekanan kepala.

Posted in Kista Vagina | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Pengobatan Kista

Kista merupakan tumor jinak yang banyak di temukan pada wanita. Bentuknya berisi cairan kental, kistik dan ada juga yang bentuknya menyerupai anggur. Kista bisa juga berisi cairan, nanah, udara, atau bahan-bahan lainnya.

Kista termasuk tumor yang bersifat jinak dan terbungkus oleh selaput semacam jaringan. Kumpulan sel-sel tumor itu terpisah dengan jaringan normal di sekitarnya dan tidak dapat menyebar ke bagian tubuh lain. Oleh sebab itu, tumor jinak mudah disembuhkan dan diangkat melalui pembedahan dan tidak membahayakan kesehatan si penderita.

Selain pada ovarium kista juga dapat tumbuh di vagina dan di daerah vulva (bagian luar alat kelamin perempuan). Kista yang tumbuh di daerah vagina, antara lain inklusi, duktus gartner, endometriosis, dan adenosis. Sedangkan kista yang tumbuh di daerah vulva, antara lain pada kelenjar bartholini, kelenjar sebasea serta inklusi epidermal.

Penyakit kista sendiri merupakan penyakit yang pada umumnya tumbuh di indung telur dan berisi cairan seperti balon. Namun kista tersebut tidak hanya tumbuh di ovarium/indung telur, melainkan bagian lain dapat tumbuh kista, misalnya saja usus, paru-paru maupun sampai otak. Kista tersebut terjadi karena terdapat penyumbatan sehingga menyebabkan penimbunan cairan. Pada penyakit ini tingkat keganasan dibagi menjadi dua macam, yaitu kista non-neoplastik dan kista neoplastik.

Penyebab Kista

– Riwayat kista vagina terdahulu
– Siklus haid tidak teratur
– Menstruasi di usia dini (11 tahun atau lebih muda)

Kista dapat dicegah sedini mungkin, untuk mencegah timbulnya kista pada vagina, Anda bisa melakukan tips dibawah ini :

– Berolahraga yang cukup
– Menjalankan pola hidup sehat
– Bagi pasangan yang sudah menikah, usahakan hamil sesegera mungkin karena hal ini dapat mencegah pembentukan kista melalui cara mengurangi frekuensi haid dan aktivitas hormon.
– Rutin memeriksakan diri ke dokter

Penyakit kista juga dapat dikatakan penyakit degeneratif atau keturunan. Jika orang tua atau nenek Anda pernah menderita penyakit kista, maka dapat dipastikan Anda termasuk salah satu keturunan pembawa sifat penyakit kista. Obat penyakit kista bisa dilakukan dengan cara membuat ramuan tradisional. Salah satunya ramuan tradisional berikut ini :

Bahan-Bahan :

– 30 gram daun mahkota dewa segar
– 50 gram temu mangga
– 5 gram daging buah mahkota dewa kering,

Cara Pemakaian :

– Semua bahan dicuci bersih
– Lalu direbus dengan 800 cc air hingga tersisa 400 cc
– Kemudian disaring, biarkan hingga dingin
– Setelah itu airnya diminum untuk dua kali sehari, setiap kali minum 200 cc
– Lakukan secara teratur, dan tetap konsultasi ke dokter.

Posted in Kista Vagina | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Penyebab Kista Vagina

Kista adalah tumor jinak di organ reproduksi perempuan yang paling sering ditemui. Bentuknya kistik, berisi cairan kental, dan ada pula yang berbentuk anggur. Kista juga ada yang berisi udara, cairan, nanah, ataupun bahan-bahan lainnya.

Kista vagina adalah suatu kantong tertutup pada dinding atau bagian bawah dinding vagina yang berisi cairan atau bahan semi padat. Kista terjadi akibat tersumbatnya kelenjar atau salurannya sehingga cairan terkumpul di dalamnya.

Kista vagina sebagian besar di jumpai secara kebetulan. Kista vagina berasal dari sisa duktus Gartner atau duktus Muller.  Ada beberapa jenis kista vagina. Sifat kista biasanya berdinding tipis berisikan cairan. Kista sendiri tidak terasakan apa-apa, sehingga tidak ada keluhan dan gejala apapun. Apalagi jika kista tersebut masih kecil.

Kista pada vagina baru memunculkan setelah mulai melakukan hubungan seks. Tergantung besarnya kista, adanya kista di vagina umumnya baru akan terasa setelah senggama. Bahkan kista beresiko pecah dan terasa nyeri.

Selain kista bisa juga sudah ada tumor di vagina. Tumor ini tidak terusik. Biasanya juga tidak bergejala. Tergantung besarnya tumor, saat bersenggama mungkin akan terasa adanya ganjalan. Kendati bersifat jinak, tumor vagina sebaiknya diangkat. Besar kemungkinan berubah menjadi ganas (adenocarcinoma).

Tumor jinak vagina semakin sering ditemukan pada perempuan usia muda. Diduga karena sewaktu ibunya mengandungnya dulu pernah mendapat pengobatan hormon (estrogen, diethylstillbestrol). Akibat pengaruh hormon ini janin perempuan beresiko tumbuhnya tumor jinak vagina.

Pada kista vagina yang tidak terlalu besar tidak memerlukan pengobatan dan dapat dibiarkan serta tidak akan mengganggu kehidupan rumah tangga. Bila pada saat persalinan terjadi gangguan penurunan bagian terendah karena kista vagina, kista tersebut dapat dipungsi sehingga cairannya keluar dan selanjutnya memperlancar proses persalinannya.

Kista vagina komplikasinya terjadi radang infeksi dengan banyak gejala. Karena letaknya jauh disekitar vaginas atas, tindakan yang dapat dilakukan yakni :

– Aspirasi, tetapi akan segera dipenuhi isinya dan mungkin melalui lubang aspirasi dapat terjadi infeksi

– Marsupialisasi

Kista vagina kadang hilang dengan sendirinya. Jika tidak hilang, maka perlu dilakukan tindakan operasi untuk membuangnya. Setelah operasi maka kista biasanya tidak akan kambuh.

Kista ini sering ditemukan secara tidak sengaja saat dilakukan pemeriksaan panggul, dimana terlihat atau teraba adanya tumor di dinding vagina. Biasanya dilakukan biopsi untuk menentukan apakah tumor jinak atau ganas. Jika lokasi kista dekat dengan kandung kemih atau salurannya, maka dilakukan pemeriksaan rontgen untuk memastikan kedua organ tersebut tidak terkena

Posted in Kista Vagina | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Penyakit Kista Vagina

Kista Vagina adalah tumor jinak di organ reproduksi perempuan yang paling sering ditemui. Bentuknya kistik, berisi cairan kental, dan ada pula yang berbentuk anggur. Kista juga ada yang berisi udara, cairan, nanah, ataupun bahan-bahan lainnya. Kista termasuk tumor jinak yang terbungkus selaput semacam jaringan. Kumpulan sel-sel tumor itu terpisah dengan jaringan normal disekitarnya dan tidak dapat menyebar ke bagian tubuh lain. Itulah sebabnya tumor jinak relative mudah diangkat dengan jalan pembedahan, dan tidak membahayakan kesehatan penderitanya.

Berdasarkan tingkat keganasannya, kista terbagi menjadi dua, yaitu non-neoplastik dan neoplastik. Kista non-neoplastik sifatnya jinak dan biasanya akan mengempis sendiri setelah 2 hingga 3 bulan. Sementara kista neoplastik umumnya harus dioperasi, namun hal itu pun tergantung pada ukuran dan sifatnya.

Kista Vagina

Selain pada ovarium kista juga dapat tumbuh di vagina dan di daerah vulva (bagian luar alat kelamin perempuan). Kista yang tumbuh di daerah vagina, antara lain inklusi, duktus gartner, endometriosis, dan adenosis. Sedangkan kista yang tumbuh di daerah vulva, antara lain pada kelenjar bartholini, kelenar sebasea serta inklusi epidermal.

Kista berupa penumpukan cairan menggelembung berisi udara. Ada macam-macam kista tapi yang paling sering ditemukan adalah kista gartner atau duktus muller. Bentuknya seperti gelembung air atau bisul. Kista di vagina bisa mempersempit lubang vagina yang akhirnya akan menghambat persalinan. Bahkan jika bentuknya besar, bisa menghalangi hubungan intim dan akibatnya malah tidak bisa hamil. Karenanya, jika ibu menemukan kista di vaginanya, harus segera dioperasi agar bisa hamil.

Bagaimana kista harus ditangani tentunya bergantung pada kasus yang terjadi. Kista fisologis yang memang tumbuh saat hamil seperti korpus luteum tentu akan dibiarkan saja. Ketika usia kehamilan masih muda, sekitar 3-4 bulan. Jika sudah terlanjur, harus dilakukan operasi sesar. Namun, semua kista patologis harus segera dibuang dengan tindakan operasi.

Menurut, Ketua Yayasan Endometriosis Indonesia ini, operasi pengangkatan kista saat hamil tidak akan mengganggu janin. Orang awam memang sering keliru membedakan antara rahim dan indung telur. Padahal ini jelas berbeda. Rahim merupakan tempat tinggal janin sedangkan indung telur tempat bersarangnya kista. Berarti janin dan kista memiliki ‘rumah’ yang berbeda. Tidak perlu khawatir keguguran. Tindakan operasi pengangkatan kista, malah akan menyelamatkan janin karena bisa menghindari terjadinya komplikasi selama hamil. Penanganan kista umumnya memang harus dengan operasi demi kebaikan ibu dan janin.

Tumor ini berasal dari epitel permukaan ovarium invaginasi yang sederhana dari epitel germinal sampai ke invaginasi disertai permukaan ruangan kista yang luas terjadi pembentukan papil-papil kearah dalam tumor kistik.

Posted in Kista Vagina | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment